Berlibur Ke Ibu Kota

Berlibur Ke Ibu Kota

Jakarta ialah kota metropolitan yang menuntut gaya hidup tinggi. Tak heran lagi jika banyak para pengusaha atau wirausahawan menanamkan modalnya di kota ini. Hal itu terbukti dari berdirinya gedung-gedung tinggi berkelas internasional yang kerap kali dapat mematikan lalu lintas Jakarta alias macet panjang. Ibukota Indonesia ini juga menjadi salah satu pusat aktivitas.

Oleh sebab itu Anda tidak usah khawatir kehabisan kamar jika berkunjung ke Jakarta karena terdapat sejumlah hotel megah berdiri di pusat kota, seperti Grand Hyatt Jakarta. Hotel yang berlokasi di Jalan MH Thamrin Kav 28-30 ini mampu memikat hati sebagian besar wisatawan. Desain interiornya begitu modern dan stylish. Anda hanya butuh waktu 30-40 menit perjalanan menuju hotel dari Soekarno-Hatta International Airport dengan lalu lintas lancar.

(Sumber : jakarta.grand.hyatt.com)

Ada beberapa tipe kamar yang ditawarkan yaitu grand suite, standard, dan grand club. Harga kamar dimulai dari Rp 3 juta dan dilengkapi dengan free wifi and breakfast, mesin pembuat kopi atau teh, water heater, TV, serta layanan resepsionis 24 jam. Anda juga dapat memesan kamar dengan pilihan pool view.

Anda suka berolahraga? Nah, di hotel ini terdapat beragam tempat untuk berolahraga diantaranya swimming pool, jogging track, tenis meja, dan pusat kebugaran di mana Anda bisa melakukan yoga, aerobics, dan pilates. Selain itu, tidak ada salahnya juga bila Anda memberikan penyegaran kembali pada jiwa dan raga melalui SPA di Club Olympus SPA dengan biaya tambahan. Jadi, jangan ragu lagi untuk menginap di Grand Hyatt Jakarta.

Hotel berbintang lima ini tentu memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik sehingga banyak orang merasa nyaman dan puas bermalam disini. Namun, ada baiknya jika Anda mencoba berkeliling di sekitar MH Thamrin. Di daerah ini terdapat wisata kuliner khas Betawi yang dapat Anda cicipi ketika sedang menginap di Jakarta atau saat sedang bersantai selepas pulang kerja.

Salah satunya ialah Seruput. Tempat makan yang berlokasi di Grand Indonesia ini menyediakan beberapa menu khas Betawi seperti soto Betawi, nasi uduk, dan gado-gado. Selain itu terdapat juga menu lain yaitu nasi liwet, nasi goreng kambing, rawon keling, tekwan, dan masih banyak lagi. Menu-menu tersebut berada di kisaran harga Rp 33 ribu-Rp 86 ribu.

 (Sumber : thefreakyteppy.com)
Masih belum kenyang? Agak jauh dari MH Thamrin tepatnya di Jalan Patra Kuningan ada sebuah gerobak mungil di pinggir jalan yang menyediakan ketupat sayur. Banyak orang datang ke sini untuk sarapan. Dijamin Anda tidak akan kelaparan karena porsinya yang padat yakni berisi potongan ketupat dilengkapi dengan tahu, telur, sayur labu, dan kunyit yang dimasak jadi satu. Rasanya pun gurih dan asin. Anda hanya perlu membayar Rp7.000.

Jika sudah sarapan, maka dipastikan Anda sudah siap untuk berwisata, yeaaah! Buat Anda yang suka dengan sejarah maka ada banyak museum atau monumen untuk melihat bagaimana perjuangan bangsa Indonesia memperebutkan kemerdekaannya. Saat masih duduk di bangku sekolah tentunya Anda pernah mendengar Monumen Nasional atau Monas.

(Sumber : iberita.com)
Ya, tempat ini terkenal dengan bangunannya menjulang tinggi 132 meter (433 kaki) dan di atas tugu dilapisi emas berbentuk lidah api yang artinya semangat perjuangan yang membara. Untuk mencapai puncak Monas, Anda harus membayar Rp 4.000 untuk anak-anak, Rp 8.000 untuk mahasiswa, dan Rp 15.000 untuk orang dewasa.

Sedikit ulasan, pembangunan Monas di bawah pimpinan Presiden Soekarno pada tahun 1961 dan dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975. Adapun pembangunan Monas memiliki tujuan yaitu mengenang serta melestarikan perjuangan bangsa Indonesia di masa revolusi 1945, guna terus membangkitkan patriotisme penerus.


Bagi Anda yang muslim, Anda dapat mampir ke Masjid Istiqlal untuk shalat sebelum melanjutkan perjalanan. Hanya 4 menit atau 1,5 km perjalanan dari Monas menuju Masjid. Anda akan terkesima dengan rumah ibadah yang satu ini karena begitu besar dan megah yang dapat memuat lebih dari 200 ribu jamaah. Masjid ini tidak hanya dipakai untuk beribadah tetapi juga sering digunakan untuk aktivitas social dan kegiatan umum lainnya.

Bangunan masjid terdiri dari satu lantai dasar dan lima lantai. Pembangunan Masjid masih di bawah pimpinan Presiden Soekarno tahun 1951 dengan arsitek Friedrich Silaban, seorang Protestan. Bangunan utama di pasangkan satu kubah besar bagian atas dan ditopang 12 tiang besar. Bisa dibayangkan bukan betapa indahnya rumah ibadah ini? Bagi non muslim juga dapat masuk namun harus didampingi oleh pemandu.

(Sumber : indonesiakaya.com)
Selanjutnya, di samping Masjid terdapat Gereja Katedral Jakarta yang diresmikan pada 1901 dengan gaya interior neo-gotik dari Eropa. Gereja ini dapat memuat hingga 3.000 jemaat. Terdapat orgel pipa yang dibuat di Belgia tahun 1988 dan Gua Maria untuk berdoa yang dikelilingi oleh pepohonan yang rindang sehingga membuat Anda ingin berlama-lama di Gua tersebut.

Baca juga : Wow Daerah ini Tarif Ojeknya Termahal Di Indonesia

Makan sudah, jalan-jalan juga sudah, maka kini saatnya belanja, yeay! Bagi Anda yang ingin belanja namun dengan harga murah tapi tetap berkualitas, Anda bisa mampir ke Pasar Tanah Abang. Apa saja yang Anda cari ada di sini, mulai dari pakaian, makanan, kerajinan tangan, aksesoris hingga souvenir. Semuanya ada dan bisa ditawar namun Anda juga harus pintar-pintar memilihnya.

Ayo berlibur ke Ibukota!

Share this

Anda Sedang Membaca Artikel Tentang : Berlibur Ke Ibu Kota. Buruan Bergabung Untuk Mendapatkan Kiriman Artikel Terbaru Dari MOTORKUID Langung Ke Kontak Masuk.

Blog ini dibuat atas ketertarikan dan minat kami dengan website dan juga sebagai media sosial berbagi Info Menarik serta Hiburan lainnya.

Previous
Next Post »

No comments