Benarkah Bahaya Jika Ban Tubeless di Isi Cairan Anti Bocor ?

MotorkuiD.Com – Masih menjadi perdebatan dikalangan pengguna sepeda motor, dikarenakan pengguna sepeda motor kini dijejali dengan promo-promo yang menawarkan cairan yang dimasukan ke dalam ban tubeless yang fungsinya supaya cairan tersebut dapat menambal dengan sendirinya, apabila ditemukan ban tubeless mengalami kebocoran.



Admin sendiri juga sudah menggunakan anti cairan tersebut yang di isi pada ban tubeless depan dan belakang. Seperti yang sudah admin singgung di artikel sebelumnya, bahwa nyatanya ban tubeless yang sudah dikasih anti cairan tetap mengalami kebocoran. Kebocoran tersebut disebabkan tertusuk paku dimana paku tersebut tidak saya lepas lantaran seperti yang diutarakan oleh pihak toko yang menjadi tempat saya mengganti ban tubeless baru agar nantinya jika terkena paku, pakunya tidak usah dilepas karena nanti cairan tersebut akan melakukan penambalan sendiri sewaktu ban tubeless mengalami kebocoran.

Baca juga : Gila Pakai Ban Tubeless Bikin Repot Saja Kalau Bocor, Masak Tiap Hari Harus Pompa Ban !!!!

Nah nyatanya selama hampir kurang lebih 7 bulan saya menggunakan ban tubeless terbaru sejak Juni 2016 sudah mengalami 2 kali kebocoran. Kasusnya ban tubeless tertusuk oleh paku dan waktu itu paku tidak saya lepas tapi ban tubeless tetap mengalami kebocoran meskipun, angin yang keluar tidak cepet. Bisa diibaratkan ban tubeless mengalami bocor halus.

Karena Repot dengan urusan memompa tiap hari, akhirnya saya putuskan untuk mencabut paku tersebut dan menambalkannya. Saya pun memberi tahu kepada tukang tambal bannya bahwa, ban tersebut padahal sudah di beri  cairan anti bocor, tapi kenapa kok masih bocor.

Baca juga : Inilah Resiko Jika Ban Tubeless Terkena Paku Tidak Segera di Tambal

Dijelaskan oleh tukang tambalnya, sebenarnya dikasih cairan seperti itu kontribusinya untuk melakukan penambalan sendiri tidak terlalu signifikan mas, iya sih untuk kasus kebocoran yang kecil kaya bocor halus masih bisa lah cairan tersebut menambal sendiri, tapi kalo sudah terkena paku gini, ya tetap harus dilakukan pencabutan dan dilakukan penambalan.

Kan ban motor itu kalau digunakan untuk jalan, ban mengalami panas ( memuai) nah sifat cairan anti bocor itu kalau kena panas maka akan mencair, maka tidak akan efektif untuk menambal ban tubeless yang diakibatkan oleh tertusuk paku. Penambalan ban tubeless yang telah diberi oleh cairan anti bocor akan efektif kalau motor dalam posisi dingin maka akan cepat melakukan penambalan itu pun dapat melakukan penambalan sendiri apabila mengalami kebocoran ringan.

Apakah aman atau berbahaya, jika ban tubeless tetap diberi cairan anti bocor ? 




Tetap aman kok, asal jangan sampai kebocoran ban tubeless itu terkena paku dan tidak dilakukan pencabutan, bisa berbahaya. Selain bisa merusak ban itu sendiri juga bisa menyebabkan Velg rusak. Sebab jika sudah terkena paku kita tidak tahu apakah paku tersebut besar atau panjang hingga sampai velg motor.

Baca juga : Wow Tambal Ban Motor Tubeless, Ternyata Sangat Gampang Sekali. Gak Perlu Lagi Ke Tukang Tambal Ban

Kalau anggapan sebagian masyarakat yang menyatakan bahwa ban tubeless yang dikasih cairan itu bisa merusak ban ? itu saya tidak bisa memastikan, cuma asal masa pemakaian cairan anti bocor itu sesuai dengan masa yang direkomendasikan oleh pabriknya maka akan aman-aman saja, sebab pabrik yang mengeluarkan produk cairan anti bocor tentu sudah melakukan pengujian yang ketat sebelum di pasarkan. Nah masak iya Perusahaan mau mencelakukan pembelinya.. hehe …

So, tetap positif saja ya…

Suka artikel ini ?? silahkan dishare ya, biar banyak yang membaca… Jangan lupa baca juga Biar Nyaman Dikendarai, Isi Nitrogen Ban Aja Motor Mu

Popular Post