Jangan Bandel, Bawa Surat Kelengkapan Saat Berkendara

MotorkuID.Com – Saat ini di media social tengah ramai membincangkan oknum kepolisian yang melakukan penilangan ilegal yang dilakukan di Semarang, Jawa Tengah. Penilangan tersebut dilakukan oleh empat oknum kepolisian. Para oknum polisi tersebut tengah menggelar razia di perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Temanggung. Penilangan tersebut melanggar disiplin karena menggelar razia di luar wilayahnya ditambah tidak ada surat perintah untuk melakukan kegiatan razia dari atasannya.

Untuk itu admin sangat tertarik mengulas hal tersebut di artikel kali ini. Sebaiknya apa yang bisa kita lakukan sebagai pengendara kendara roda dua jika ada kegiatan razia. Adakah cara untuk mengetahui apakah razia itu resmi atau tidak ? menarik untuk disimak.

pengendara roda itu harus lengkap surat-surat kendaraannya

Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Razia Polisi Itu Resmi atau Tidak ? 

Sebagai pengendara roda dua kita dituntut selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta kondisi motor yang sesuai dengan standar. Dengan begitu setiap ada razia yang dilakukan oleh kepolisian kita bisa lolos dari penilangan.

Untuk mengetahui apa penilangan itu resmi atau tidak. Kita bisa melihat dari tanda yang dipasang oleh pihak kepolisian yang berjarak sekitar 100 meter sebelum dan sesudah tempat pemeriksaan. Pemeriksaan yang dilakukan malam hari harus dilengkapi tanda lampu isyarat bercahaya kuning terang. Petugas pemeriksaan saat melakukan pemeriksaan wajib menggunakan atribut seragam yang jelas dan tanda-tanda khusus sebagai petugas pemeriksa, dan kelengkapan pemeriksaan.

Apabila dijalan ada sejumlah oknum kepolisian yang melakukan pemeriksaan tidak sesuai dengan aturan di atas, Anda bisa menanyakan kepada Polisi. Apakah ada surat penugasan untuk melakukan razia. Karena setiap melakukan kegiatan razia kendaraan roda dua selalu diberi surat perintah operasi (rasia) sehingga jelas kapan waktu, tempat dan biaya yang dikeluarkan. Terorganisir dan terstrustur serta ada sasarannya.

Saat di Tilang Rekam Saja 

Dilansir dari Otosia, Polisi saat ini tengah melalukan terobosan baru yakni akan melakukan perekaman setiap melakukan penilangan. Tujuan melakukan perekaman ini untuk menghindari terjadinya kesalahpaman dan opini negativ yang terlanjur berkembang di masyarakat terhadap Polri. Polisi yang bertugas akan merekam setiap tindakan penilangan terhadap pelanggar, terlebih para pelanggar yang melawan petugas.

Saat info ini berkembang banyak netizen yang menanyakan di fanspage facebook “Divisi Humas Mabes Polri” apakah yang ditilang boleh merekam atau mengambil foto juga ? jawabannya adalah dipersilahkan. Jadi tidak hanya polisi yang boleh merekam saat penilangan. Warga pun juga diperbolehkan merekam. Banyak kalangan pengendara yang terkena razia polisi mencoba menanyakan perihal surat tugas dari atasan. Seringnya polisi bertindak kurang mengenakkan seperti pengakuan para netizen dibawah ini.

Kesimpulan 

Anda sudah tahukah tanda-tanda razia polisi yang resmi itu seperti apa ? agar dalam berkendara baik itu roda dua maupun roda empat seyogyanya kita harus selalu membawa surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta kondisi kendaraan yang sesuai dengan standar. Jika ada oknum kepolisian yang melakukan razia tidak resmi maka kita bisa mengurangi tindakan nakal oknum kepolisian yang ingin mencari keuntungan dari kesalahan pengendara. Bila perlu lakukan perekaman saat sedang ditilang, terlebih jika ada razia tidak resmi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *