Ketahui Resiko Sering Tarik Gas-Rem Bersamaan Pada Motor Matic ?

MotorkuId.Com – Dulu pertama kali saya menggunakan motor matic adalah motor Honda Vario. Ketika itu saya melintasi sebuah jalan menikung dan gas sudah saya turunkan dan saya rem ternyata motor tetap melaju agak kencang. Setelah saya bertanya kepada pemiliknya ternyata saat menurunkan gas tidak sampai mentok.
Sampai saya memiliki motor Honda Spacy, masih saja saya melakukan hal demikian. Saat sedang ngebut dan akan mengurangi kecepatan saya terkadang tidak sampai menurunkan total gasnya dan sembari melakukan pengereman. Hasilnya motor akan terasa melaju tidak sesuai dengan kecepatan yang saya inginkan. Kondisi seperti ini agaknya bikin jantung dag dig dug jika melewati jalan turunan curam dan menikung. Bisa-bisa motor langsung keluar lintasan. Mengendarai motor matic seperti itu selain membahayakan diri sendiri dan pengendara lain, ada resiko lain yang harus ditanggung oleh pemilik motor. Resiko apa itu ? simak pembahasannya
Resiko Sering Tarik Gas-Rem Bersamaan Pada Motor Matic ?
Jika Anda sering memakai motor matic dengan kecepatan penuh pastikan jangan sambil melakukan pengereman secara bersamaan. Saat melintasi jalan yang ramai, lampu merah, atau polisi tidur pastikan gas benar-benar sudah dikurangi jangan sampai ada sisa, baru lakukan pengereman. Jika sering tarik gas sambil melakukan pengereman maka resiko kerusakan pada bagian part cvt .
Dilansir dari aripitstop.com bahwasannya sangat tidak dibolehkan menekan handle rem saat sedang berjalan normal ? Bagian-bagian utama dalam sistem putaran roda adalah kampas kopling, putaran v-belt (mesin), Rumah kopling (penghubung roda belakang). Jadi mekanisme kerjanya adalah motor matic akan melaju apabila gas ditarik maka kampas kopling berfungsi untuk menghubungkan v-belt ke roda melalui rumah kopling. Dan secara bersamaan saat handle gas di tarik maka akan memutarkan kampas kopling dan roda belakang. Saat handle rem ditekan maka motor akan berhenti ( berkurang kecepatannya) bersamaan dengan kompas kopling.

gambar bagian cvt pada motor matic
Gambar komponen CVT pada motor matic
Apabila pengendara motor matic saat berjalan normal sering melakukan gas rem maka yang terjadi adalah panas berlebih pada kampas kopling. Karena dipaksa untuk berputar terus disisi lain roda belakang dipaksa untuk berhenti (berkurang kecepatannya). Kondisi seperti ini jika dilakukan terus menerus maka daya tahan kampas kopling akan cepat habis dan bisa hancur. Dan V-belt pastinya ikut terimbas yakni akan cepat aus dan mudah putus.
Jadi kesimpulannya jangan melakukan pengereman saat berjalan normal. Saat melewati jalan berlobang, polisi tidur, lampu merah, dan dijalan yang ramai pastikan jangan ada sisa saat menurunkan handle gas dan lakukanlah pengereman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *