Perlukah Pertalite Dipasarkan Guna Menggantikan Premium di Masa Depan ?

MotorkuID.Com – Seperti kita ketahui bahwa pada tanggal 24 Juli 2015 Pertamina resmi melakukan uji pasar untuk penjualan bahan bakar Pertalite yang merupakan varian produk terbaru yang bisa dipilih oleh masyarakat khususnya para pengguna kendaraan roda dua untuk mendapatkan bahan bakar yang berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi motor.

Pertalite yang saat ini telah dijual di sekitar 103 SPBU yang berlokasi di kota besar yakni Jakarta, Bandung dan Surabaya menuai banyak komentar miring karena diyakini tidak sesuai dengan spesifikasi teknologi kendaraan di Indonesia yang sudah menerapkan standar Euro 2.

Baca : Inilah 3 Kota Besar Tempat Pemasaran BBM Pertalite dan Harganya

Dilansir dari tempo.co bahwa Direktur Eksekutif KPBB Ahmad Safrudin menjelaskan kendaraan yang ada di Indonesia terutama kendaraan roda dua minimal mememiliki kompresi rasi 9:1 karena itu harus menggunakan bahan bakar dengan RON 91 yang setara dengan Pertamax. Jika motor dipaksa menggunakan Pertalite atau Premium, maka motor akan cepat mengalami kerusakan karena proses pembakaran dalam mesin menjadi tidak maksimal.

Baca : Ketahui Apa Motor Kamu Harus Pakai BBM Premium Atau Pertamax ?

Hmmmm, menjadi dilema juga ya, saya sendiri sebagai masyarakat cukup senang dengan kemunculan Pertalite sebagai bahan bakar yang berkualitas yang bisa dipilih masyarakat yang bisa diperoleh dengan harga terjangkau Rp 8.400. Hanya saja saya bingung dengan berbagai komentar miring tentang kemunculan Pertalite ini, salah satu komentar yang mencuat adalah Pertalite sama saja dengan Premium karena tidak sesuai dengan standar yang digunakan di Indonesia seperti dijelaskan di atas tadi. Kok bisa begitu ?

Jika melihat dampaknya terhadap motor yang di isi Premium atau Pertalite, saya tanya ke Anda sayang gak dengan motornya ? jika disuruh jawab jujur, Anda akan menjawab apa ? Sayang atau Tidak ?

Saya yakin masyarakat Indonesia yang tergolong kelas menengah kebawah yang hanya memiliki kendaraan roda dua memiliki keinginan yang sama yakni ingin menggunakan bahan bakar yang berkualitas yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan dalam hal ini menggunakan Pertamax, namun apa daya harga yang terlampau mahal menjadikan masyarakat lebih memilih menggunakan Premium ataupun Pertalite yang saat ini telah dipasarkan dengan harga jauh lebih murah meski beresiko mempercepat kerusakan mesin.

Baca : Jika Harga Pertamax Naik Rp 9000 Lebih, Balik Lagi Deh Pakai Premium…

Ini adalah sebuah pilihan bagi masyarakat Indonesia agar motor tetap bisa mencium aspal jalanan dan kantong tidak cepat kering.

Harapannya sih Pertalite yang diklaim Pertamina sudah memenuhi standar untuk kendaraan bermotor di Indonesia, dapat menjadi alternatif untuk mendapatkan bahan bakar berkualitas dengan harga yang tidak terlampau menguras isi kantong.

Komentar Anda ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *