Wow Daerah ini Tarif Ojeknya Termahal Di Indonesia

MotorkuID – Saya dikagetkan oleh salah satu tayangan televisi yang meliput suatu daerah terpencil dimana terdapat jasa ojek yang mematok harga cukup fantastis sekali yakni Rp 600.000 bahkan bisa mencapai angka 1 JUTA!!!!  Kaget kan ? Tahu gak berapa omset tiap bulannya ? 10 JUTA!!!
Kenapa ongkos ojeknya begitu mahal sekali ? Rupanya medan jalan yang dilalui cukup menantang sekali yaitu berupa jalan tanah. Tahu sendirilah jika jalan masih tanah begitu, kalo pas musim kemarau masih mudah untuk dilalui. Nah kalo pas musim penghujan ya pastinya jalan jadi bertekstur basah dan lembek. Tentu saja akan sangat menyulitkan saat berkendara menggunakan motor. Ditambah jarak tempuh yang terbilang jauh.
Dengan kondisi medan seperti itu para tukang ojek memodifikasi motor bebeknya menjadi seperti motor tril sehingga mampu menerjang segala medan jalan yang bertekstur kering dan basah. Tak jarang saat diperjalanan motor bermasalah sehingga tukang ojek dituntut harus bisa memiliki keterampilan memperbaiki motornya sendiri. Perjalanan sendiri memakan waktu sekitar 8 jam, jika sedang turun hujan lebat terkadang harus bermalam di perjalanan. sehingga tukang ojek dan penumpang harus menyediakan perbekalan.
Tahukah Anda ada di daerah mana itu ?
Daerah tersebut adalah bernama Seko. Sebuah kecamatan yang masih masuk ke dalam wilayah pemerintahan Sulawesi Selatan. Orang-orang mungkin akan lebih mengenal Makassar dibanding daerah lain seperti Seko jika disuruh menyebutkan salah satu daerah di Sulawesi Selatan. Mendengar kata Seko saya jadi teringat nama pesepakbola dunia yang berlaga di Liga Inggris yakni Eden Dzeko yang bermain bersama klub Manchester City. 
Kecamatan Seko berada di Pegunungan Kambuno yang berada diketinggian 2.985 metere diatas permukaan laut dimana terdapat sekitar 12 Desa. Sampai saat ini belum terdapat akses transportasi berupa jalan aspal untuk menuju dari Masamba dan menuju ke Seko. Hanya terdapat jalur penerbangan udara yakni pesawat jenis Caa yang jadwal penerbangannya hanya 2 kali dalam sepekan dengan tarif Rp 180.000.
Pesawat tersebut hanya bisa mengangkut maksimal 24 orang sehingga warga yang akan pergi dari Seko menuju Masamba harus beli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Tak jarang warga setempat lebih memilih jasa ojek untuk bepergian menjual hasil taninya meski ongkos ojek seharga Rp 600.000 bahkan bisa Rp 1 juta.
Anda yang membaca artikel ini bersyukurlah tinggal di daerah dimana akses transportasinya mudah. Tidak seperti di Seko kemana-mana harus mengandalkan tukang ojek. Mungkin Seko adalah salah satu dari sekian banyaknya daerah lain bahkan bisa lebih parah dari Seko. Ini menjadi PR buat pemerintahan Jokowi JK untuk membangun insfranstruktur jalan secara merata khususnya di daerah terpencil di Indonesia seperti apa yang pernah dijanjikannya. Sehingga warga yang berada di daerah terpencil yang notabennya adalah petani dapat menjual hasil taninya dengan mudah. Baca juga Awas Jalan Di Purworejo Mulai Banyak Yang Berlobang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *